Review

Info
Studio : Warner Animation Group
Genre : Animation, Action, Adventure
Director : Charlie Bean, Paul Fisher, Bob Logan
Producer : Roy Lee, Dan Lin, Phil Lord, Christopher Miller, Chris McKay, Maryann Garger
Starring : Dave Franco, Justin Theroux, Michael Peña, Kumail Nanjiani, Abbi Jacobson

Rabu, 27 September 2017 - 07:35:08 WIB
Flick Review : The LEGO Ninjago Movie
Review oleh : Amir Syarif Siregar (@Sir_AmirSyarif) - Dibaca: 899 kali


The LEGO Ninjago Movie merupakan film sempalan kedua bagi The LEGO Movie (Phil Lord, Christopher Miller, 2014) setelah The LEGO Batman Movie arahan Chris McKay yang dirilis pada awal tahun ini. Filmnya sendiri berkisah mengenai sekelompok remaja, Lloyd Gamadon (Dave Franco), Kai (Michael Peña), Jay (Kumail Nanjiani), Nya (Abbi Jacobson), Zane (Zach Woods), dan Cole (Fred Armisen), yang dilatih oleh seorang ahli bela diri bernama Master Wu (Jackie Chan) dan kemudian bergabung menjadi sebuah kelompok ninja yang berusaha melindungi kota Ninjago tempat mereka tinggal dari serangan Lord Garmadon (Justin Theroux) – yang merupakan ayah kandung dari Lloyd Garmadon. Namun, Lloyd Garmadon harus mengenyampingkan konflik pribadi antara dirinya dengan sang ayah ketika sebuah kekuatan jahat baru datang dari sosok bernama Meowthra yang bersiap untuk menghancurkan Ninjago dengan kekuatan yang lebih dahsyat dari Lord Garmadon dan pasukannya.

Harus diakui, seri The LEGO Movie mampu mencuri perhatian penikmat film dunia melalui daya tarik animasinya yang menggunakan mainan LEGO sebagai basis karakter-karakter ceritanya serta jalan cerita yang kental akan nuansa komedi yang mampu dikemas untuk dinikmati tidak hanya oleh sekelompok penonton saja. Formula tersebut sebenarnya juga tetap dipertahankan untuk The LEGO Ninjago Movie. Sayangnya, meskipun (atau karena?) telah melibatkan sembilan nama untuk menyusun naskah cerita film ini, pengisahan yang disampaikan oleh The LEGO Ninjago Movie tidak pernah benar-benar mampu untuk berpadu secara dinamis dengan plot cerita hubungan antara ayah dan anak a la The Empire Strikes Back (Irvin Kershner, 1980) yang menjadi kisah utama yang ingin disampaikan oleh film ini. Masih mampu memberikan beberapa momen komikal maupun drama yang menyentuh namun seringkali terasa hampa akan sentuhan-sentuhan segar yang membuat dua seri sebelumnya terasa begitu memikat.

Selain menghadirkan naskah cerita yang tidak begitu kuat, pengarahan dari tiga sutradara film ini, Charlie Bean, Paul Fisher, dan Bob Logan, juga tampil terlalu lemah untuk dapat membawakan The LEGO Ninjago Movie dalam ritme pengarahan yang tepat. Pada banyak bagiannya, The LEGO Ninjago Movie terasa terbata-bata dalam menyampaikan kisahnya dan gagal untuk mengalir dengan penceritaan yang nyaman. Kehadiran karakter dalam jumlah yang cukup besar memang cukup mempengaruhi fokus Bean, Fisher, dan Logan dalam usaha mereka untuk memberikan keseimbangan penceritaan. Di saat yang bersamaan, kehilangan fokus tersebut membuat jalan cerita The LEGO Ninjago Movie menjadi terasa hambar di banyak bagiannya yang jelas memberikan pengaruh signifikan pada kualitas penceritaan film secara keseluruhan.

Bagian terbaik dari The LEGO Ninjago Movie jelas adalah peran talenta-talenta vokal film ini yang mampu menghidupkan setiap karakter yang hadir di dalam jalan penceritaan film dengan baik. Franco dan Theroux, khususnya, tampil kuat dalam menampilkan love and hate relationship yang tercipta antara karakter Lloyd Garmadon dan ayahnya, Lord Garmadon. Chan juga mampu memberikan penampilan vokal yang mengesankan – baik melalui karakter animasi Master Wu maupun melalui karakter dunia nyatanya, Mr. Liu. Kualitas produksi film juga hadir tidak mengecewakan dan tampil setara dengan The LEGO Movie maupun The LEGO Batman Movie. Cukup disayangkan jika kemudian The LEGO Ninjago Movie gagal tampil dalam kualitas pengisahan yang lebih istimewa. Tidak buruk dan masih mampu menghibur namun jelas akan mudah untuk dilupakan begitu saja.

Rating :

Share |


Review Terkait :

Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.