Review

Info
Studio : Huayi Brothers Pictures/Intrepid Pictures/Los Angeles Media Fund
Genre : Horror, Thriller
Director : Stacy Title
Producer : Simon Horsman, Trevor Macy, Jeffrey Soros
Starring : Douglas Smith, Lucien Laviscount, Cressida Bonas, Doug Jones, Michael Trucco

Rabu, 18 Januari 2017 - 07:54:19 WIB
Flick Review : The Bye Bye Man
Review oleh : Amir Syarif Siregar (@Sir_AmirSyarif) - Dibaca: 1912 kali


2017 is a great year for horror moviesYes it wasNo doubtSo what’s in store for horror fans this yearWell… here’s the first official peekThe Bye Bye Man. Diarahkan oleh Stacy Title, The Bye Bye Man berkisah tentang Elliott (Douglas Smith) yang bersama dengan kekasih, Sasha (Cressida Bonas), dan sahabatnya, John (Lucien Laviscount), memutuskan untuk keluar dari asrama kampus mereka dan tinggal bersama di sebuah rumah yang mereka sewa. Seperti yang dapat diduga, tidak lama semenjak kepindahan mereka, ketiga mahasiswa tersebut mulai mengalami berbagai kejadian aneh yang mengikuti keseharian mereka. Panik, Sasha lantas mencoba untuk meminta bantuan teman sekelasnya, Kim (Jenna Kanell), yang memiliki kemampuan supranatural untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di rumah tersebut. Usaha tersebut, sayangnya, tidak memberikan pengaruh apapun. Gangguan yang dialami Elliott, Sasha dan John malah semakin sering terjadi dan justru mulai mengancam nyawa mereka.

Sayangnya, tidak ada pengisahan yang begitu istimewa dalam The Bye Bye Man. Dengan jalan cerita yang terasa telah terlalu familiar diceritakan oleh banyak film horor lainnya, The Bye Bye Man juga mendapatkan teknik pengarahan cerita yang begitu kaku dalam mengikuti berbagai aturan pengarahan film-film horor tipikal Hollywood. Tidak begitu mengejutkan bila kemudian The Bye Bye Man menjadi sebuah film horor yang begitu gampang ditebak arah dan kejutan penceritaannya. Pengarahan Title terhadap ritme penceritaan film juga cenderung lemah. The Bye Bye Man dibawakan dengan nada pengisahan yang terlalu lamban sehingga seringkali terasa bertele-tele dalam bercerita – khususnya dengan alur yang telah begitu gampang untuk diidentifikasi kemana arah dan tujuannya.

Namun, bagian terlemah dari The Bye Bye Man sendiri berasal dari kualitas naskah penceritaannya yang ditulis oleh Jonathan Penner berdasarkan buku The Bridge to Body Island garapan Robert Damon Schneck. Selain memiliki penceritaan yang generik dan meminjam intrik-intrik film horor Hollywood lainnya, Penner juga sama sekali gagal dalam memberikan pengisahan yang jelas mengenai karakter antagonis utama film ini, The Bye Bye Man. Penner hanya bercerita mengenai bagaimana karakter tersebut dapat datang dan menghantui karakter-karakter lainnya – dengan menyebut nama The Bye Bye Man dan mengucapkan mantra “Don’t say itdon’t think it” yang diulang ribuan kali dalam dialog film. Namun, naskah cerita garapan Penner gagal untuk memberikan galian yang lebih dalam mengenai siapa The Bye Bye Man itu sebenarnya dan mengapa ia datang – bersama anjingnya – dan menghantui orang-orang yang menyebut namanya hingga di akhir pengisahan film. Pointless for sure.

Departemen akting film juga hadir dengan kualitas yang tidak begitu menarik. Tiga pemain utamanya hadir dengan penampilan akting yang terasa hadir dengan ekspresi yang cenderung sama dalam setiap adegan. Bagian paling menarik dari departemen akting The Bye Bye Man justru berasal dari para pemain pendukungnya yang diisi oleh nama-nama yang diisi oleh nama-nama pemeran yang lebih popular seperti Carrie-Anne Moss, Faye Dunaway, Leigh Whannell hingga Doug Jones yang terbenam dalam tata riasnya untuk berperan sebagai The Bye Bye Man. Penampilan-penampilan tersebut cukup mampu mencuri perhatian walau dengan durasi yang begitu singkat. Kualitas yang cukup untuk membuat banyak penonton berharap agar penampilan mereka justru dihadirkan sebagai penampilan utama menggantikan barisan pemeran utama yang hadir dengan kualitas akting yang terlalu datar.

 

Rating :

Share |


Review Terkait :

Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.