Feature


Sabtu, 31 Desember 2022 - 23:07:34 WIB
10 Film Indonesia Terbaik Tahun 2022
Diposting oleh : Haris Fadli Pasaribu (@oldeuboi) - Dibaca: 248 kali

Setelah selama dua tahun (2020-2021) terpuruk akibat pandemi COVID-19, perfilman Indonesia kembali menggeliat di tahun 2022 ini.

Secara box office, terjadi peningkatan penerimaan yang cukup signifikan, bahkan mencatat rekor baru pula secara domestik.

Menurut catatan Bicara Box Office, sebagaimana yang dilansir dari Deadline. com, per-tanggal 18 Desember lalu ada sekitar 53 juta jumlah total penonton film Indonesia, mengambil alih rekor sebelumnya, yaitu 51.9 juta di tahun 2019 lalu atau tepat sebelum pandemi.

Bicara Box Office pun memprediksi jika angka jumlah penonton film Indonesia akan menyentuh angka 54.97 juta sampai penghujung tahun 2022. Jumlah penonton film Indonesia diperkirakan menyentuh angka 60% dari total penonton tahun ini.

Film horor garapan Awi Surya di yang diangkat dari cuitan viral di Twitter, KKN Di Desa Penari, menjadi film terlaris untuk tahun 2022 dengan jumlah penonton yang fantastis dan baru kali pertama didapatkan oleh film Indonesia, yaitu 9.23 juta penonton di periode perilisannya di libur Lebaran Idul Fitri di bulan April-Mei.

KKN Di Desa Penari "menyingkirkan" pemegang rekor sebelumnya, yaitu Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1, yang mendulang sekitar 6.86 juta penonton di tahun 2016 lalu.

Bukan hanya itu, KKN Di Desa Penari juga menjadi film terlaris kedua sepanjang masa secara keseluruhan di Indonesia, tepat berada di belakang Avengers: Endgame, dengan 11.3 juta penonton di tahun 2019.

Meski begitu, performa film Indonesia bukan hanya dari segi raupan jumlah penonton. Boleh dikatakan tahun 2022 ini juga terjadi peningkatan dari varian tema dan cerita maupun aspek teknis yang semakin mumpuni pula.

Sebagaimana tradisi tahunan jelang tutup/awal tahun, maka tidak ada salahnya untuk merangkum judul-judul yang dianggap terbaik di tahun 2022 ini.

Pada umumnya sebuah daftar peringkat, maka pemilihan judulnya tentu saja bersifat subjektif, meski tentu saja tetap mempertimbangkan kualitas film itu secara keseluruhan.

Film-film Indonesia dengan mutu baik ini tidak hanya bisa disaksikan melalui layar lebar bioskop, tapi tersebar pula di berbagai platform streaming atau OTT, yang seolah menegaskan jika tontonan di ruang pribadi penonton pun tetap mementingkan kualitasnya.

Tanpa berpanjang lagi, berikut 10 film fiksi Indonesia terbaik untuk tahun 2022 ini versi Flick Magazine:

1. Before, Now & Then (Nana)

Sutradara: Kamila Andini

Sumber gambar: Fourcolours Films/Prime Video

Puitis, melankolis, dan diselingi dengan iringan cello yang moody, mudah untuk menyebut Nana sangat dipengaruhi oleh In the Mood For Love karya Wong Kar-Wai. Meskipun sentimen tersebut mungkin ada benarnya, namun mereka adalah film yang berbeda sama sekali.

Memang, ada beberapa bagian ketika film membelok jauh ke dalam kepekaan artistiknya, namun hampir tidak berarti apa-apa. Meski begitu, sebagai melodrama subtil yang melantun dengan nada tenang dan visual yang cantik, Nana tetap mampu untuk beresonansi dengan baik dan memikat.


2. Like & Share

Sutradara: Gina S. Noer

Sumber gambar: Starvision

Kadangkala tidak ada ruang untuk subtilitas dalam film dan narasi bisa menjadi sedikit sentimental atau terlalu terang-terangan. Tapi, tetap saja Like & Share harus diakui sebagai sebuah pengalaman sinematik yang sangat menggugah pikiran dan juga hati.

Tema yang ditawarkannya tidak lekang oleh waktu dan dieksekusi dengan penuh gaya oleh Gina. Didukung pula dengan kekuatan akting prima dari para pemainnya.


3. Noktah Merah Perkawinan

Sutradara: Sabrina Rochelle Kalangie

Sumber gambar: Rapi Films

Agak disayangkan film butuh waktu lumayan lama untuk masuk ke inti cerita, tapi setelahnya tidak mengecewakan. Sebuah drama dewasa yang menggugah dan membetot perasaan melalui konflik membumi serta penuh lapisan.

Di tengah semakin jarangnya film dengan sajian untuk "adult" kaya nuansa psikologis seperti ini, Noktah Merah Perkawinan jelas sebuah oase segar, apalagi ia digarap serius melalui pendekatan yang cukup realistis dalam melodramanya. Oka Antara, Marsha Timothy dan Sheila Dara bermain dengan apik.


4. Ngeri-Ngeri Sedap

Sutradara: Bene Dion Rajagukguk

Sumber gambar: Imajinari Visionari Film Fund

Ngeri-Ngeri Sedap adalah sebuah drama keluarga yang akrab dan relevan. Saat sisi drama ya hadir dengan emosional dan menyentuh hati, mengagumkan karena ternyata leluconnya hadir dengan baik pula, bukan hanya sekedar demi kebutuhan akan bumbu sketsa komedi.

Satu hal yang pasti, Bene Dion Rajagukguk melakukan lompatan besar dalam upaya penyutradaraan keduanya selepas Ghost Writer ini.


5. The Big 4

Sutradara: Timo Tjahjanto

Sumber gambar: Netflix

Boleh jadi sisi komedinya tidak selalu berhasil dan dialog ala "Google Translate" sedikit mengganggu, tapi The Big 4 tetap sebuah sajian aksi seru yang renyah. Yang mengejutkan, Timo tetap mampu menginfusi film dengan sisi dramatik penuh hati dan mengharukan, menjadikan ia sebagai sebuah tontonan "keluarga" penutup akhir tahun yang pas.

Timo seolah membuktikan jika bujet yang tidak terlalu besar bukanlah sebuah halangan untuk memaparkan adegan-adegan laga seru dan terkoreografi dengan baik. Dan, pastinya ditunggu kelanjutannya.


6. Cek Toko Sebelah 2

Sutradara: Ernest Prakasa

Sumber gambar: Starvision

Dengan skrip yang sebenarnya klise, happy ending jelas sudah berada di ujung cerita. Jalan menuju ke sana juga tidak mulus; ritme temponya fluktuatif dengan asupan komedi yang terkadang penempatannya kurang pas.

Tapi, boleh dikatakan ini salah satu film Ernest dengan eksekusi terbaik, karena memiliki sisi emosional yang cukup menyentuh perasaan dan membuat hangat di dada. Yang paling utama, Ernest berhasil tidak melakukan pengulangan dari film sebelumnya dan mampu mengembangkan ceritanya dengan cukup baik.


7. Perfect Strangers

Sutradara: Rako Prijanto

Sumber gambar: Falcon Pictures/Prime Video

Terlepas dari efek khusus/prostetik yang tidak terlalu meyakinkan, tapi harus diakui jika para pemain pendukungnya memberikan permainan yang bagus, mengingat konteksnya sebagai sebuah chamber drama yang memang bersandarkan pada kekuatan akting. Utamanya Vino G. Bastian dan Clara Bernadeth.

Adaptasi film Italia berjudul sama dengan materi yang sudah menarik, versi Indonesia ini sudah amat sangat terbantu dari segi alur. Dan syukurlah pengarahan Rako Prijanto cukup baik untuk mengikuti.


8. Pulang

Sutradara: Azhar Kinoi Lubis

Sumber gambar: KlikFilm

Azhar Kinoi Lubis mungkin saja dikenal berkat film-film horornya, namun ternyata ia piawai juga dalam menggarap sebuah drama keluarga yang berkesan.

Tema tentang keluarga yang disfungsional bisa jadi bukan sesuatu yang baru, tapi Pulang hadir secara lekat dengan keseharian sehingga penonton bisa merasakan keterkaitan dengan karakter sekaligus ceritanya. Alur yang non-linear pun dieksekusi dengan cukup atentif.


9. Qodrat

Sutradara: Charles Gozali

Sumber gambar: Magma Entertainment/Rapi Films

Qodrat adalah film horor perdana dari Charles Gozali. Dan ternyata tidak mengecewakan. Dengan sisi artistik yang tertata rapi dan aspek teknis kelas atas, ternyata Qodrat menjelma menjadi bukan sebuah horor biasa.

Tema religi-nya hadir tanpa terlalu menggurui. Ditambah dengan dimasukkan pula berbagai adegan aksi menawan, sehingga Qodrat seolah-olah adalah sebuah film adiwira saja.Sebagai tribut untuk film Indonesia era lawas, ia pun boleh dikatakan berhasil. Duet "maut" pasutri Vino G. Bastian dan Marsha Timothy sulit untuk dilewatkan.


10. Mencuri Raden Saleh

Sutradara: Angga Dwimas Sasongko

Sumber gambar: Visinema Pictures

Angga Dwimas Sasongko melakukan "perjudian" dengan menggarap Mencuri Raden Saleh, mengingat film bertema "heist" atau pencurian jarang dijamah sineas Indonesia.

Walau hasil akhirnya tidak terlalu mulus dengan banyak hal yang bisa dihadirkan dengan lebih baik lagi, namun secara keseluruhan ia cukup baik dalam menyajikan sebuah drama aksi yang mendebarkan dan seru untuk disimak.


Share |


Berita Terkait :
Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.