Feature


Sabtu, 15 Oktober 2022 - 19:49:32 WIB
Pemutaran Film-film Jakarta Film Fund Hingga Seri Doa Mengancam Meriahkan Jakarta Film Week 2022
Diposting oleh : Haris Fadli Pasaribu (@oldeuboi) - Dibaca: 195 kali

Penyelenggaraan Jakarta Film Week 2022 hari kedua berlangsung dengan meriah. Sejumlah film diputar di CGV Grand Indonesia dan Kineforum Taman Ismail Marzuki.

Salah satunya pemutaran film-film terpilih dari program Jakarta Film Fund. Jakarta Film Fund merupakan kompetisi ide cerita film pendek, yang tahun ini sukses diminati oleh para filmmaker. Sebanyak 214 proposal ide cerita tersebut didaftarkan pada kompetisi ini.

Dari total proposal, tiga proposal ide cerita yang berhasil terpilih dalam Jakarta Film Fund 2022, yaitu; Bukan Anak Meriam (karya S. Gracious Prasetyo, Studio Teluk Tolo), Pesan(an) Terakhir (karya Hariz Soe’oed, Future Play) dan Sunat Racing (karya Muhammad Bayu Arief, Doa Ibu Frameworks). Dengan bangga, ketiga film tersebut untuk pertama kalinya diputar di hari kedua penyelenggaraan Jakarta Film Week 2022, di CGV Grand Indonesia.

“Setelah melalui proses kurasi, pitching ide cerita, hingga bimbingan mentor dan profesional di bidangnya melalui program movielab, Jakarta Film Week dengan bangga mempersembahkan karya film pendek dari generasi film baru. Di tahun kedua ini, tiga film pendek dari program Jakarta Film Fund siap dipertontonkan ke publik, bahkan siap disandingkan dengan film-film pendek terbaik sebagai bagian dari perkembangan industri film. Tentu saja, program Jakarta Film Fund akan terus kami adakan guna menelurkan generasi film baru. Ketiga film ini bisa juga ditonton di Vidio.com sampai 31 Oktober 2022 secara gratis, untuk penonton yang tidak bisa hadir langsung di bioskop,” ungkap Novi Hanabi, selaku Program Manager Jakarta Film Week.

Selain pemutaran film-film Jakarta Film Fund, juga diselenggarakan program Series on Screen, salah satu program baru di tahun ini yang khusus diadakan untuk series lokal. Kali ini series Doa Mengancam dari Vidio.com karya Hanung Bramantyo terpilih untuk ditayangkan. “Tentunya series yang terpilih tayang di Jakarta Film Week adalah series terbaik hasil kurasi dari orang-orang terpilih. Saya sangat bangga dengan capaian ini,” ujar Hanung Bramantyo.

Masih dari CGV Grand Indonesia, diputar juga film Mencuri Raden Saleh, film yang berumur panjang, walau sudah mendapat jutaan penonton tetap mendapat antusiasme tinggi.

Usai pemutaran diadakan sesi tanya jawab yang dihadiri oleh Cristian Imanuell selaku produser, Aghniny Haque dan Angga Yunanda yang mewakili para pemain. “Kami tentunya bangga dan senang sekali film Mencuri Raden Saleh bisa ditayangkan di Jakarta Film Week dan mendapat apresiasi yang luar biasa,” ungkap sang produser, Cristian Imanuell. Ia juga menyampaikan kepada penonton untuk sabar menunggu kelanjutan kisah film ini. Pasalnya pihak rumah produksi Visinema sudah berencana untuk membuat sekuel film Mencuri Raden Saleh.

Angga Yunanda pemeran tokoh Ucup, yang juga hadir ikut menambahkan bahwa satu kebanggan bisa ikut terlibat di film ini. “Film Mencuri Raden Saleh adalah salah satu film yang produksinya besar, proses pembuatannya pun sekitar enam bulan, dan kita sama-sama tunggu cerita Ucup dan kawan-kawan di film selanjutnya,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, film ini berhasil masuk ke dalam dua kompetisi yaitu film panjang internasional terbaik (Global Feature Award), penghargaan film panjang Indonesia terbaik (Direction Award).

 

Sekumpulan kegiatan lain juga diselenggarakan di hari kedua Jakarta Film Week 2022. Termasuk pemutaran sejumlah film pendek di Kineforum Taman Ismail Marzuki. Salah satunya pemutaran film-film kolaborasi dengan Cinemaworld. Film-film yang diputar antara lain Breakfast, Timun Mas, Impermanence, Cardboard House, dan We Look the Same.

Pemutaran film tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab yang dihadiri oleh Fritz Widjaja yang merupakan sutradara film Timun Mas. Dihadiri juga oleh Suarina Chua yang merupakan juri kompetisi di Jakarta Film Week dan Co-Founder Cinemaworld, yang merupakan layanan film pan-Asia pertama dan satu-satunya yang didedikasikan untuk film internasional terbaik.

Cinemaworld merupakan salah satu kolaborator yang ikut memeriahkan penyelenggaraan Jakarta Film Week di tahun ini.

Kegiatan lain yang juga terselenggara di Kineforum Taman Ismail Marzuki adalah pemutaran film-film kolaborasi dengan Madani Film Festival. Beberapa film yang diputar antara lain Scent of Life, Happy Land, Night dan Sheta.

Keseruan pemutaran film Jakarta Film Week 2022 masih akan terus berlangsung hingga 16 Oktober 2022 mendatang. Sejumlah film juga dapat ditonton daring, eksklusif melalui platform Vidio.com.

Selain pemutaran film, hadir juga kegiatan non pemutaran seperti lokakarya berupa Producer’s Lab dan Exhibition.

Exhibition kali ini berupa presentasi istimewa dari Jakarta Film Week bagi publik untuk mengalami dunia sinema di luar ruang nonton yang diselenggarakan di CGV Grand Indonesia, Jakarta.

Dengan hadirnya kemeriahan Jakarta Film Week 2022 diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku industri film Indonesia, terutama di Jakarta agar semakin berkembang baik secara wacana, keterampilan juga pengembangan jaringan.

Seluruh program dan informasi terkait Jakarta Film Week sudah dapat diakses di laman http://www.jakartafilmweek.com dan Instagram @jakartafilmweek.


Share |


Berita Terkait :
Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.