Feature


Kamis, 11 November 2021 - 10:19:19 WIB
Dengan 12 Piala, Penyalin Cahaya Dominasi Pemenang FFI 2021
Diposting oleh : Haris Fadli Pasaribu (@oldeuboi) - Dibaca: 828 kali

Berlangsung di Assembly Hall, Jakarta Convention Centre, Rabu malam, 10 November, akhirnya sudah diketahui siapa saja yang menerima piala Citra di ajang Malam Anugerah Festival Film Indonesia 2021.

Para pemenang didapat setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan penjurian yang ketat dan acara pengumuman ini disiarkan langsung secara eksklusif di Kompas TV dan kanal Youtube Festival Film Indonesia, Kemendikbud RI, Budaya Saya, dan kanal YouTube Kompas TV. Penghargaan tertinggi bagi insan perfilman Indonesia ini turut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo.

Di malam itu film Penyalin Cahaya sukses mendominasi penghargaan setelah memborong sekitar 12 piala sekaligus, dario 17 nominasi yang diterimanya, termasuk kategori utama seperti Film Cerita Panjang Terbaik.

Penyalin Cahaya mendapatkan piala setelah menyingkirkan para nominee lain, seperti Ali & Ratu Ratu Queens, Bidadari Mencari Sayap, Cinta Bete, Paranoia, Penyalin Cahaya, Preman, dan Yuni. Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI, Nadiem Makarim, ditunjuk untuk membacakan kemenangan Penyalin Cahaya ini.

Film juga mendapatkan piala untuk kategori Sutradara Terbaik, Naskah Asli Terbaik, dan Aktor Terbaik. Sang sutradara, Wregas Bhanuteja (29 taun), kini tercatat sebagai salah satu sutradara terbaik FFI termuda, setelah Lilik Sudjio (25 tahun, FFI 1955) dan Mouly Surya (28 tahun, FFI 2008).

Meski Penyalin Cahaya adalah film panjang pertamanya, namun nama Wregas sebenarnya sudah wara-wiri di dunia perfilman di beberapa tahun terakhir ini berkat beberapa film pendeknya yang sukses mengangkat namanya, baik di kancah nasional maupun internasional, seperti Prenjak, yang ditahun 2016 lalu memenangkan Leica Cine Discovery Prize di Cannes Film Festival. Film-film pendek berkesan Wregas lain adalah Lemantun (2014) dan Tak Ada yang Gila di Kota Ini (2019).

Malam Anugerah Festival Film Indonesia 2021 sendiri dimeriahkan oleh penampilan Andi Rianto & Magenta Orchestra, Eki Dance Company, Eka Deli, Putri Ayu, Diskoria & Eva Celia, Nadin Amizah, Happy Salma, Angga Yunanda, Jefri Nichol, Prilly Latuconsina, dan Tissa Biani.

Sedang barisan nominasi kategori penghargaan dibacakan oleh Bhisma Mulia, Cut Mini, Dea Panendra, Dian Sastrowardoyo, Djenar Maesa Ayu, Hanung Bramantyo, Jourdy Pranata, Lukman Sardi, Luna Maya, Marsha Timothy, Mira Lesmana, Rano Karno, Slamet Rahardjo, dan Vino G. Bastian.

Penghargaan seumur hidup untuk film diberikan kepada Jajang C. Noer. Kariernya sebagai aktris film yang dimulai sejak tahun 1970 membentang selama enam dekade dengan berbagai prestasi gemilang. Total tujuh nominasi dan dua penghargaan Festival Film Indonesia telah diraihnya.

Malam Anugerah Festival Film Indonesia 2021 bisa kembali disaksikan di bawah ini:

Pergelaran Festival Film Indonesia 2021 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan merupakan bentuk penghargaan dan dukungan kepada Bapak Perfilman Indonesia Usmar Ismail sebagai pahlawan nasional.

Berikut daftar peraih piala di Malam Anugerah Festival Film Indonesia 2021:

PIALA CITRA

  • FILM CERITA PANJANG TERBAIK: PENYALIN CAHAYA – PRODUKSI: REKATA STUDIO, KANINGA, PICTURES – PRODUSER: ADI EKATAMA, AJISH DIBYO, WILLAWATI
  • SUTRADARA TERBAIK: WREGAS BHANUTEJA – PENYALIN CAHAYA
  • PEMERAN UTAMA PRIA TERBAIK: CHICCO KURNIAWAN – PENYALIN CAHAYA
  • PEMERAN UTAMA PEREMPUAN TERBAIK: ARAWINDA KIRANA – YUNI
  • PEMERAN PENDUKUNG PRIA TERBAIK: JEROME KURNIA – PENYALIN CAHAYA
  • PEMERAN PENDUKUNG PEREMPUAN TERBAIK: MARISSA ANITA – ALI & RATU RATU QUEENS
  • PENULIS SKENARIO ASLI TERBAIK: HENRICUS PRIA, WREGAS BHANUTEJA – PENYALIN CAHAYA
  • PENULIS SKENARIO ADAPTASI TERBAIK: GEA REXY, BAGUS BRAMANTI, CHARLES GOZALI – SOBAT AMBYAR
  • PENGARAH SINEMATOGRAFI TERBAIK: GUNNAR NIMPUNO, I.C.S. – PENYALIN CAHAYA
  • PENGARAH ARTISTIK TERBAIK: DITA GAMBIRO – PENYALIN CAHAYA
  • PENATA EFEK VISUAL TERBAIK: BINTANG ADI PRADANA – PREMAN
  • PENYUNTING GAMBAR TERBAIK: AHMAD YUNIARDI – PENYALIN CAHAYA
  • PENATA SUARA TERBAIK: SUTRISNO, SATRIO BUDIONO – PENYALIN CAHAYA
  • PENATA MUSIK TERBAIK: YENNU ARIENDRA – PENYALIN CAHAYA
  • PENCIPTA LAGU TEMA TERBAIK: MIAN TIARA – LAGU: “DI BAWAH LANGIT RAKSASA” – PENYALIN CAHAYA
  • PENATA BUSANA TERBAIK: FADILLAH PUTRI YUNIDAR – PENYALIN CAHAYA
  • PENATA RIAS TERBAIK: NOVIE ARIYANTI – PREMAN
  • FILM CERITA PENDEK TERBAIK: LAUT MEMANGGILKU – SUTRADARA: TUMPAL TAMPUBOLON – PRODUSER: MANDY MARAHIMIN
  • FILM DOKUMENTER PANJANG TERBAIK: INVISIBLE HOPES – SUTRADARA/PRODUSER: LAMTIAR SIMORANGKIR
  • FILM DOKUMENTER PENDEK TERBAIK: THREE FACES IN THE LAND OF SHARIA – SUTRADARA: DAVI ABDULLAH – PRODUSER: MASRIDHO RAMBEY
  • FILM ANIMASI PANJANG TERBAIK: NUSSA – SUTRADARA: BONY WIRASMONO – PRODUSER: RICKY “SAPOY” MANOPPO & ANGGIA  KHARISMA – PRODUKSI: THE LITTLE GIANTZ, VISINEMA PICTURES
  • FILM ANIMASI PENDEK TERBAIK: AHASVEROS – SUTRADARA: BOBBY FERNANDO – PRODUSER: KEMAL HASAN, SALIMA HAKIM, YOHANES MERCI
  • PENGABDIAN SEUMUR HIDUP UNTUK FILM: JAJANG C. NOER

PENGHARGAAN KHUSUS

  • KARYA KRITIK FILM TERBAIK (PENGHARGAAN TANETE PONG MASAK): GOING GAGA KEJAHANAMAN: MARTABAT DAN PANDANGAN DUNIA PEREMPUAN TANAH JAHANAM” – KUKUH YUDHA KARNANTA – FIB.UNAIR.AC.ID
  • FILM TERFAVORIT (PENGHARGAAN DJAMALUDDIN MALIK): ALI & RATU RATU QUEENS
  • AKTOR TERFAVORIT (PENGHARGAAN BAMBANG IRAWAN): ANGGA YUNANDA
  • AKTRIS TERFAVORIT (PENGHARGAAN CHITRA DEWI): PRILLY LATUCONSINA

PENGHARGAAN KHUSUS DEWAN JURI AKHIR

  • PENGHARGAAN KHUSUS DEWAN JURI AKHIR KATEGORI FILM CERITA PENDEK: LIKA LIKU LAKI – SUTRADARA: KHOZY RIZAL – PRODUSER: JOHN BADALU, BRUNO SMADJA, KHOZY RIZAL
  • PENGHARGAAN KHUSUS DEWAN JURI AKHIR KATEGORI KARYA KRITIK FILM: “ALI & RATU RATU QUEENS: KELUARGA NUKLIR DAN JEJAK “AMERICAN DREAMS”” – AULIA ADAM – TIRTO.ID DAN YOUTUBE.COM/TIRTOID (KARYA NON-TULISAN)

Share |


Berita Terkait :
Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.