Feature


Selasa, 30 April 2019 - 21:21:25 WIB
Koma 13 Hari, Sutradara John Singleton Akhirnya Menutup Mata Untuk Selamanya
Diposting oleh : Haris Fadli Pasaribu (@oldeuboi) - Dibaca: 197 kali

Sineas legendaris, penulis naskah dan produser John Singleton telah meninggal dunia pada tanggal 29 April 2019 di usia 51 tahun. Sang sineas wafat setelah pada tanggal 17 April dilarikan ke rumah sakit di Los Angeles karena serangan stroke.

Setelah koma selama hampir dua pekan lamanya, sang sutradara Boyz N the Hood tersebut sama sekali tidak menunjukkan kesembuhan. Oleh karenanya, dengan berat hati, pihak keluarga memutuskan untuk mencabut alat bantu yang menopang Singleton.

Singleton kemudian dengan damai meninggal dunia di Cedars-Sinai Medical Center, dengan dikelilingi oleh keluarga dan kerabat dekatnya. Dalam pernyataan yang dilepas kepada media, pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada para dokter di Cedars-Sinai Hospital yang telah dengan telaten dan penuh perhatian merawat sang sutradara. Mereka juga berterima kasih untuk semua penggemar Singleton, teman dan kolega untuk dukungan dan kasih sayang yang telah dicurahkan selama masa sulit ini.

Sebelum terkena stroke, Singleron dikabarkan telah mulai merasa lemah di bagian kakinya selepas kembali ke Amerika Serikat setelah melakukan perjalanan ke Costa Rica. Setelah dilaporkan mengalami stroke pada tanggal 17 April lalu, fans dan kolega segera memberi dukungan mereka kepada Singleton.

Sebelum secara resmi diumumkan wafat, sempat beredar kabar jika Singleton telah meninggal dunia, meski kemudian dikonfirmasi adalah pencabutan alat bantu hidupnya.

Singleton merilis debut penyutradaraanya melalui film Boyz N the Hood di tahun 1991 lalu yang dengan segera menjadi sebuah film klasik. Dibintangi Cuba Gooding Jr, Ice Cube, Laurence Fishburne, Morris Chestnut, dan Angela Bassett, film berkisah tentang kultur geng dan narkoba kota Los Angeles di awal 90-an dan pengaruhnya pada kalangan muda.

Film terbukti sukses, mendapatkan hampir $60 juta dengan bujet yang hanya $6.5 juta saja. Singleton juga mendapatkan nominasi Academy Award dan Best Original Screenplay berkat filmnya, sehingga ia tercatat sebagai sosok termuda yang pernah mendapat nominasi Best Director, selain menjadi sutradara berdarah Afrika pertama yang mendapat kehormatan tersebut.

Dalam perkembangan karirnya, Singleton juga menuai keberhasilan dengan banyak film sukses lain, seperti Rosewood, Shaft, 2 Fast 2 Furious, Four Brothers, dan Abduction.

Akhir-akhir ini juga terlibat dalam proyek televisi, seperti drama FX, Snowfall. Ia juga menyutradarai beberapa episode serial sukses lain seperti Empire dan American Crime Story.

Singleton meninggalkan sang bunda, Sheila Ward, sang ayah Danny Singleton dan anak-anak, Justice, Massai, Hadar, Cleopatra, Selenesol, Isis, dan Seven.

Selamat tinggal John Singleton. Akan selalu dikenang.


Share |


Berita Terkait :
Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.