Feature


Rabu, 08 Agustus 2018 - 18:15:27 WIB
Dua Film Indonesia Siap Berkompetisi dalam Festival Film Venesia 2018
Diposting oleh : Taufiqur Rizal (@TarizSolis) - Dibaca: 240 kali

Bertempat di The Space Moderno Roma, Italia, pada Rabu (25/7), Presiden Biennale Venezia, Paolo Bratta, bersama Direktur Festival Film Venesia, Alberto Barbera, mengumumkan deretan film pengisi line-up dalam Festival Film Venesia ke-75 yang akan dihelat sedari 29 Agustus hingga 8 September mendatang. Tercatat sedikitnya 100 judul film dari berbagai belahan dunia siap untuk dipertontonkan sekaligus dikompetisikan di salah satu festival film tertua di dunia tersebut. 

Diantara ratusan judul yang lolos kurasi, dua judul diantaranya merupakan garapan sineas tanah air. Judul pertama yang ikut berlomba adalah film terbaru arahan Garin Nugroho (Soegija, Guru Bangsa Tjokroaminoto), Kucumbu Tubuh Indahku, yang diproduksi oleh Fourcolour Films beserta Go-Studio. Dalam film yang menggunakan judul internasional Memories of My Body ini, Garin merekonstruksi perjalanan hidup Rianto, koreografer tari asal Banyumas yang telah melanglang buana.

Rianto yang telah menekuni dunia tari sejak masa remajanya ini kerap mengalami diskriminasi atas pilihannya tersebut. Terlebih, ciri khas dalam tariannya adalah mengawinkan maskulinitas dan feminitas dianggap berbeda oleh masyarakat. Guna merealisasikan sepak terjang Rianto ke dalam bahasa gambar, Garin merekrut sejumlah pemain yang terdiri dari Muhammad Khan, Raditya Evandra, Randy Pangalila, Sudjiwo Tedjo, serta Teuku Rifnu Wikana.

Kucumbu Tubuh Indahku akan diterbangkan ke Italia bersana Kado (A Gift) yang juga berlaga di Festival Film Venesia. Meski diproduseri oleh Mira Lesmana dan Riri Riza, film produksi Miles Films ini bukanlah film panjang seperti judul pertama. Kado yang menandai kembalinya Aditya Ahmad ke kursi penyutradaraan selepas Sepatu Baru (2014) yang memenangkan sederet penghargaan termasuk Film Pendek Terpilih di Piala Maya ini berada di ranah film pendek.

Berdurasi sepanjang 15 menit, Kado bercerita mengenai seorang remaja bernama Isfi yang bersemangat dalam menyambut ulang tahun temannya, Nita. Demi memberikan kado istimewa untuk Nita di kamarnya, Isfi pun harus rela mengenakan rok panjang dan hijab. Diakui oleh sang sutradara, gagasannya dalam mengkreasi Kado tercetus dipicu oleh kejenuhannya sekaligus cerita teman lamanya, Isfi, yang sedang dirundung keresahan.

"Saya bisa merasakan betul keresahan Isfi yang selalu merasa beda atau dibedakan dalam lingkungannya. Saya ingin menceritakan pergulatan remaja seperti Isfi dalam menemukan identitasnya," papar Aditya.

Seperti halnya Kucumbu Tubuh Indahku, Kado juga akan berkompetisi di sesi Orizzonti atau Horizons yang didedikasikan bagi film-film yang mewakili tren estetika dan ekspresi baru dalam perfilman internasional. Nantinya, kedua judul tersebut akan bertarung dengan 31 judul film (sebagai perincian, 19 film panjang dan 12 film pendek) di kategori ini yang sebagian diantaranya berasal dari Prancis, Italia, Jerman, Iran, hingga Argentina.


Share |


Berita Terkait :
Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.