Feature


Kamis, 28 Januari 2016 - 02:42:09 WIB
Kembalinya Festival Sinema Australia Indonesia
Diposting oleh : Adi Subandyono (@the_urban) - Dibaca: 1614 kali

FSAI 2016

Memperingati Hari Australia pada 26 Januari, Kedutaan Besar Australia di Indonesia kembali menghadirkan sebuah festival film yang sebelumnya sudah lama menghilang selama kurang lebih 5 tahun di tanah air. Terakhir diadakan pada tahun 2011, Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) akan kembali hadir selama 3 hari berturut-turut, mulai dari tanggal 29 Januari sampai dengan 31 Januari 2016 di XXI Plaza Senayan, Jakarta.

“Membutuhkan waktu untuk mengatur penyelengaraannya dan tidak semudah yang dibayangkan, ada banyak proses yang harus dijalankan.” Ujar Paul Grigson selaku Duta Besar Australia untuk Indonesia ketika menjelaskan kenapa FSAI vakum dalam waktu yang cukup lama pada konferensi pers di Cinemaxx FX Sudirman. Dirinya juga menambahkan bahwa tahun 2016 sebenarnya merupakan tahun yang sangat tepat untuk kembalinya Festival Sinema Austrialia Indonesia karena beberapa tahun belakangan sudah banyak kerjasama yang terjalin antara Australia dan Indonesia dalam bidang seni dan kreatif industri seperti dalam fashion dan film.

Selain Duta Besar Australia, dalam konferensi pers juga turut hadir sineas Kamila Andini dan Joko Anwar. Keduanya mempunyai keterikatan yang  kuat dengan sinema Australia. Film-film Joko Anwar yang merupakan Duta Festival Sinema Australia Indonesia pada tahun ini juga pernah diputar di festival-festival film Australia, seperti film Janji Joni dan film Modus Anomali. “Sineas-sineas Australia selalu mencoba untuk menjadi trend setter dan push the boundaries, sehingga akhirnya film-film mereka mendapatkan pasar-pasar tersendiri dan mampu dilirik oleh Hollywood.” Jawab Joko Anwar ketika ditanya tentang mengenai apa hal yang bisa kita pelajari dari perfilman Australia. Joko kemudian juga akan memberikan workshop bertema horror & thriller “5 Aturan dalam Pembuatan Film Horor” pada tanggal 29 Januari 2016.

Seluruhnya ada 3 kategori program berbeda pada FSAI tahun ini, yang akan memutarkan  7 film, 4 film Australia dan 3 film Indonesia. Program pertama, Friday Fright Night pada hari Jumat 29 Januari 2016 akan memutarkan film-film bertema horror dan thriller, antara lain Backtrack karya Michael Petroni yang dibintangi oleh Adrien Brody, Killers karya Mo Brothers, dan Grave Torture karya Joko Anwar. Lalu pada Saturday's Secret di hari Sabtu, 30 Januari 2016 akan diputar film-film bertema drama seperti The Dressmaker karya Jocelyn Moorhouse yang juga dibintangi Kate Winslet dan The Mirros Never Lies karya Kamila Andini. Sementara program terakhir Sunday Funday pada hari Minggu 31 Januari 2016 akan memutarkan film anak-anak dan keluarga, yakni Oddball karya Stuart McDonald dan Paper Planes karya Robert Connolly, yang produsernya Liz Kearney juga akan hadir sebagai tamu festival.

Tiket dari FSAI 2016 dapat diperoleh secara gratis dengan mendaftar melalui email ke sinemaozid@gmail.com dan kemudian email konfirmasi yang diterima dapat ditukarkan pada hari H dengan tiket. Untuk informasi lebih lengkap mengenai Festival Sinema Australia Indonesia 2016 dapat dilihat melalui situs resmi http://indonesia.embassy.gov.au/jaktindonesian/FSAI2016.html atau melalui akun social media Twitter: @dubesaustralia, Instagram: @kedubesaustralia, dan Facebook: Australian Embassy Jakarta.

FSAI 2016 Tiket


Share |


Berita Terkait :
Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.